PT Pulau Sambu Ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional Industri

OVNI PS 2025

Berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Perindustrian, Sambu Group melalui unit usahanya, PT Pulau Sambu di Guntung dan PT Pulau Sambu di Kuala Enok resmi ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional Industri (OVNI). Penetapan ini merupakan bentuk pengakuan atas peran strategis PT Pulau Sambu dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta mendukung ketahanan pangan Indonesia.

Sebagai Perusahaan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) yang telah berdiri sejak 1967 dan konsisten beroperasi di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, PT Pulau Sambu memproduksi berbagai produk turunan kelapa seperti santan, minyak kelapa, minyak goreng kelapa, tepung kelapa dan lainnya. Produk-produk tersebut merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang keberlangsungan distribusinya sangat penting. Perusahaan meningkatkan atau menghasilkan nilai tambah sumber daya alam strategis.

Perusahaan memproduksi kelapa menjadi barang yang bernilai tambah tinggi dan menghasilkan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar. PT Pulau Sambu secara keseluruhan merupakan off taker kelapa terbesar di Inhil, yang merupakan kabupaten produsen kelapa terbesar di Indonesia. "Penetapan ini adalah kebanggaan bagi Inhil, karena Perusahaan yang beroperasi di teritori kabupaten Seribu Parit ini berhasil mendapat pengakuan dan kepercayaan dari negara. Hal ini sekaligus amanah bagi PT Pulau Sambu untuk terus berkontribusi bagi ketahanan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat lokal,"jelas Dwianto Arif Wibowo, Corporate Communication Manager Sambu Group, Jumat (1/8/2025).

PT Pulau Sambu memenuhi kebutuhan yang penting bagi kesejahterahan rakyat atau menguasai hajat hidup orang banyak. Dengan menyerap lebih dari 10.000 tenaga kerja dan menjadi satu-satunya industri besar yang masih beroperasi di wilayah Guntung dan Kuala Enok, kehadiran perusahaan menciptakan ekosistem ekonomi baru, memacu tumbuhnya industri pendukung, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat secara menyeluruh. Kontribusi sosial perusahaan untuk daerah operasionalnya sangat memadai, PT Pulau Sambu terlibat aktif dalam pembangunan infrastruktur publik seperti jalan, jembatan, rumah ibadah, hingga sekolah dan fasilitas kesehatan.

Di daerah yang minim infrastruktur dan terbatas dukungan anggaran, kehadiran perusahaan menjadi penopang utama pembangunan kawasan. Lokasi operasional PT Pulau Sambu berada di kawasan 3T (Tertinggal, Terluar, dan Terdepan), yang berbatasan langsung dengan jalur pelayaran internasional Selat Malaka. Situasi geografis ini membawa tantangan tersendiri, mulai dari keterbatasan infrastruktur, akses transportasi yang sulit, hingga potensi ancaman dari aktivitas ilegal seperti penyelundupan barang tanpa cukai, perdagangan gelap, hingga peredaran narkoba lintas negara. "Perusahaan berada di wilayah dengan kerawanan tinggi terhadap transnational crime. Dalam kondisi seperti ini, kepastian hukum dan perlindungan keamanan sangat dibutuhkan agar Perusahaan tetap bisa menjalankan peran strategis, bukan hanya untuk daerah, tapi juga untuk negara,"tambah Dwianto Arif.

Secara nasional, Sambu Group juga dikenal sebagai eksportir terbesar produk turunan kelapa dari Indonesia, serta pemain utama dalam pasokan produk kelapa untuk pasar domestik. Perusahaan telah membuka akses pasar global dan menghasilkan devisa negara dari ekspor berbagai produk berbasis kelapa. Kepatuhan perusahaan terhadap regulasi pajak dan kebijakan negara juga menjadi kontribusi signifikan dalam pendapatan negara. Oleh karena itu, jaminan perlindungan hukum dan dukungan keamanan merupakan prasyarat penting agar operasional perusahaan dapat berjalan lancar dan berkelanjutan.

Dengan penetapan sebagai kawan Objek Vital Nasional Industri, PT Pulau Sambu berharap dapat terus memperkuat peran pengembangan industri kelapa Indonesia dan menjaga ketahanan ekonomi nasional dari daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal. "Karena perannya yang strategis tersebut, PT Pulau Sambu akan mendapatkan perhatian khusus dalam hal pengamanan dan perlindungan dari negara. Sehingga ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional Industri," tutup Dwianto Arif. Salah satu implementasi awal adalah pemasangan plang papan Objek Vital Nasional Industri di lokasi strategis di sekitar lokasi Perusahaan. Hal ini untuk meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan, sekaligus upaya mengawal bersama implementasi Perusahaan sebagai Objek Vital Nasional Industri. 

Danramil Apresiasi PT RSUP atas Respon Cepat Tangani Karhutla Pulau Burung

 Pemadaman Karhutla Juli 2025 RSUP

Di tengah meningkatnya eskalasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, tim siaga pemadam kebakaran PT Riau Sakti United Plantations (RSUP) kembali menunjukkan respons cepat dan komitmennya dalam penanggulangan bencana. Bekerja sama dengan Komando Rayon Militer (Koramil) 11/Pulau Burung dari Kodim 0314/Inhil, tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran yang terjadi di lahan masyarakat di Paret Atas, Dusun Mekar Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir pada Selasa, 22 Juli 2025.

Implementasikan Program CSR, PT RSUP Bangun Jembatan di Pulau Burung

Pembangunan Jembatan RSUP

Sambu Group, perusahaan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) melalui unit usahanya PT Riau Sakti United Plantations (PT RSUP) yang berlokasi di Indragiri Hilir kembali hadir melalui program CSR (Corporate Social Responsibility). Kali ini PT RSUP membangun jembatan di Desa Sungai Danai, Kecamatan Pulau Burung. Jembatan sepanjang 30 m dengan lebar 1,5 m dibangun di kanal KUT 2 Parit Berut. Pembangunan jembatan mulai dikerjakan dari hari Senin, 21 Juli 2025. Adapun simbolis dimulainya pembangunan jembatan ini disaksikan langsung oleh tim Humas PT RSUP dan Ponidi, Kepala Desa Sungai Danai, beserta jajarannya pada Senin 16 Juli 2025

KARA Kembali Borong Penghargaan dalam Indonesia Original Brand 2025

IOB 2025

Komitmen KARA dalam menghadirkan produk turunan kelapa berkualitas kembali mendapat pengakuan nasional. Pada ajang Indonesia Original Brands Award 2025 (IOB Award 2025) yang diselenggarakan oleh Majalah SWA dan Business Digest, KARA berhasil meraih penghargaan 1st Winner pada tiga kategori sekaligus: Coconut Cream, Coconut Cooking Oil, dan Coconut Water.

Sambu Group dan YBDA Sukses Gelar Sunatan Massal di Desa Penjuru

Sunatan Massal PSG Desa Penjuru 29 Juni 2025 1

Sambu Group - Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), melalui salah satu unit bisnisnya PT Pulau Sambu di Guntung kembali menunjukan komitmennya melalui kegiatan sunatan massal yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Penjuru pada Minggu, 29 Juni 2025. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Desa Penjuru. Diinisiasi oleh Pemerintah Desa Penjuru, kegiatan ini didukung penuh oleh Yayasan Bahtera Dwipa Abadi (YBDA) sebaai fasilitator kegiatan dan PT Pulau Sambu di Guntung sebagai mitra dan donor utama Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Adapun pelayanan medis ditangani oleh tenaga medis gabungan dari tim Klinik PT Pulau Sambu dan tim dari Puskesmas Pembantu Desa Penjuru.

 

Sambu Group

LANDMARK PLUIT
Jl. Pluit Selatan unit D7, Pluit
Kec. Penjaringan, Jakarta Utara,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
14440
Telepon : (021)6603909
Fax : 6604026
WhatsApp : 0813 8080 8095
Email : [email protected]

 

 

 

TEMUKAN KAMI
210 209 max  
   
 

 

 

Copyright © 2020 Sambu Group
Template by Engine Templates