PT Pulau Sambu (Kuala Enok) didirikan pada tahun 1967, dengan jumlah tenaga kerja 30 orang di pulau tropis Nyiur, distrik Indragiri, provinsi Riau. Pada tahap awal operasinya, pabrik ini mengandalkan metode tradisional untuk memproduksi minyak kelapa mentah untuk kebutuhan pasar lokal.

Menyadari pentingnya pasokan kelapa segar dan bermutu secara terus menerus, perusahaan telah menjalin hubungan yang erat dan saling menguntungkan dengan para petani kelapa di daerah sekitarnya. Kerja sama ini memberikan pendapatan yang stabil bagi para petani kelapa.

Perusahaan mulai berinvestasi pada mesin modern berkapasitas tinggi dari Jerman dan Swedia pada awal tahun 1970-an. Pada tahun 1979, perusahaan membangun fasilitas penyimpanannya sendiri dan memasang sistem pengisian pompa berkapasitas 400 ton per jam untuk minyak kelapa. Penanganan bahan baku dan pemuatan pelet ekstraksi kopra dilakukan secara efisien dengan menggunakan sistem alat penyaluran terpadu.

30 tahun setelah pendiriannya, PT Pulau Sambu (Kuala Enok) sekarang telah menjadi suatu kompleks produksi yang mandiri. Pabrik ini memiliki pembangkit tenaga listriknya sendiri dengan generator uap yang dipanaskan oleh tempurung kelapa, fasilitas telekomunikasi modem, dermaga yang memungkinkan kapal seberat 30000 dwt berlabuh dan memuat produk yang ada, pusat pelatihan multiguna, perumahan bagi lebih dari 2000 karyawan, dan lebih dari seratus kapal untuk mengangkut kopra dan kelapa mentah.

Saat ini, PT Pulau Sambu (Kuala Enok) memproduksi minyak kelapa mentah mentah, minyak goreng, dan pelet ekstraksi kopra. Produk ini diekspor ke berbagai negara di Asia, Eropa, Amerika Serikat, dan Australia.

PT Pulau Sambu (Kuala Enok) merupakan inti dari SAMBU GROUP. Perusahaan ini telah melahirkan lebih dari selusin perusahaan lainnya. Sejak awal, PT Pulau Sambu (Kuala Enok) telah berusaha untuk menjadi pemain global dalam industri kelapa.

Perusahaan ini sangat yakin untuk terus meningkatkan keterampilan tenaga kerjanya agar bisa bersaing secara global. Pada tahun 1990-an, perusahaan ini telah mengadopsi dan mempraktikkan Prinsip Manajemen Mutu Total (TQM).

Pada tanggal 23 September 1995, atas keberhasilannya menerapkan TQM yang efektif di semua tingkatan perusahaan, PT Pulau Sambu (Kuala Enok) menerima sertifikasi ISO9002 dari Singapore Institute of Standards and Industrial Research (SISIR), yang sekarang bernama Productivity & Standards Board (PSB) Corp of Singapore.

Pada tahun 2000/2001, PT Pulau Sambu (Kuala Enok) menerima sertifikasi ISO14001 (Sistem Manajemen Lingkungan Hidup), OHSAS 18001 (Keselamatan & Kesehatan Kerja), ISO 17025 (Standar Laboratorium), dan GMP / HACCP.

PT Pulau Sambu (Kuala Enok) secara ketat menerapkan program peningkatan mutu dengan keyakinan bahwa hanya dengan mempertahankan standar mutu produksi dan manajemen kelas dunia, perusahaan bisa bertahan dalam lingkungan bisnis global yang semakin kompetitif di masa depan.